Jackson Hutauruk Mencuri Fasilitas Busway

BERITAJAKARTA.COM — 25-05-2010 17:57

Upaya polisi meringkus pencuri fasilitas halte busway di Koridor X Cilitan-Tanjungpriok, akhirnya membuahkan hasil. Dua pelaku pencurian yang diketahui bernama Jackson Hutauruk (22) dan Defri Maulana (25) ditangkap polisi saat sedang memotong flat alumunium pada halte busway di depan Gelanggang Remaja, Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara.

Kapolres Jakarta Utara Kombes (Pol) Rudy Sufahriadi mengatakan, modus kejahatan pelaku dengan mencari halte busway yang belum dipakai.  “Saat suasana sepi mereka merusak dinding halte busway yang terbuat dari alumunium, kemudian mencopot dan mengambilnya,” katanya, Selasa (25/5).

Dalam aksinya, pelaku menggunakan obeng untuk memecahkan kaca halte busway, sebelum mempreteli dinding alumunium satu per satu. “Satu pelaku lagi bernama Alan, masih buron,” jelasnya.

Kepada polisi pelaku mengaku sering melakukan aksi pencurian alumunium halte busway, di antaranya halte busway di Terminal Tanjungpriok, Podomoro, dan Jalan Yos Sudarso depan Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti hasil kejahatan pelaku berupa, tujuh lembar alumunium dinding halte busway berikut dua obeng.

Jackson Hutauruk (22) yang tercatat sebagai warga Kampung Tanah Merah RT 03/01, Kelurahan Rawabadakselatan, Koja, Jakarta Utara dan Defri Maulana (25) warga Pulau Kandang RT 02/03, Semperbarat, Cilincing, Jakarta Utara mengaku, dalam aksi sebelumnya juga telah berhasil mengambil 37 kilogram alumunium yang dijual seharga Rp 12 ribu per kilogram.

Keberhasilan jajaran Polres Jakarta Utara menangkap komplotan pencuri fasilitas halte busway, juga dibarengi dengan kesuksesan menangkap 77 pelaku kejahatan jalanan lain. Ke-77 pelaku itu berasal dari 55 kasus kejahatan meliputi, curat, curas, curanmor, anirat, pengeroyokan, pemerasan, perjudian, dan premanisme dengan rincian Polres Jakarta Utara (17 kasus), Polsek Koja (4 kasus), Polsek Kelapagading (4 kasus), Polsek Tanjungpriok (4 kasus), Polsek Cilincing (6 kasus), Polsek Penjaringan (17 kasus), dan Polsek Pademangan (3 kasus). Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan uang tunai Rp 2 juta lebih, 1 pucuk senpi, 7 bilah sajam, dan 5 unit ranmor. (Reporter: jackson)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: