Berita Terlambat: Jamar Hutauruk

Waspada Online: Dua Hari Menghilang, Nelayan Tapteng Tewas Di Laut; Posted Tuesday, 30 October 2007 10:00

Seorang nelayan, Jamar Hutauruk, 38, warga Desa Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah yang dikabarkan hilang sejak Sabtu (27/10), saat memancing ikan di perairan ujung Pantai Indah Kalangan, Senin (29/10) sekitar pukul 07.30 ditemukan seorang warga yang sedang mencari penyu di tepian pantai tidak jauh dari lokasi sudah menjadi mayat. Pandan, Tapteng. WASPADA Online)

Seorang nelayan, Jamar Hutauruk, 38, warga Desa Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah yang dikabarkan hilang sejak Sabtu (27/10), saat memancing ikan di perairan ujung Pantai Indah Kalangan, Senin (29/10) sekitar pukul 07.30 ditemukan seorang warga yang sedang mencari penyu di tepian pantai tidak jauh dari lokasi sudah menjadi mayat.

Kapolsek Pandan AKP ZA. Harahap mengerahkan personilnya ke lokasi mempergunakan boat dibantu masyarakat setempat. Pantauan Waspada, saat didengarnya kabar, mayat korban Jamar Hutauruk sudah ditemukan, ratusan masyarakat berduyun-duyun datang dan menunggu kedatangan mayat korban.

Kondisi mayat korban sudah membengkak dan beberapa bagian tubuhnya seperti mata sudah hilang diduga dimakan ikan maupun binatang laut lainnya. Guna penyelidikan, mayat korban tidak dibawa langsung ke rumahnya namun terlebih dahulu dibawa ke RSUD Pandan guna visum.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pada kejadian Jumat (26/10) itu sekira pukul 22.00, korban Jamar Hutauruk yang baru dua bulan berprofesi sebagai nelayan yang sebelumnya tukang tambal ban, berangkat ke laut bersama dua temannya Warianus Harefa dan Elianus Waruwu yang juga warga setempat menggunakan kapal milik korban.

‘Saya baru hari Sabtu mendapat khabar dari polisi yang menyatakan suami saya hilang dan dua temannya yang sama berangkat selamat,’ kata istri korban Rospita br Sianturi kepada Waspada, di kediamannya. Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Drs. Reguel Siagian saat dihubungi melalui ponselnya membenarkan penemuan mayat korban Jamar Hutauruk yang sebelumnya dikhabarkan hilang.

Sementara saat ditanya apakah ada indikasi pembunuhan, menurut Kapolres, sesuai hasil visum luar yang dilakukan pihak RSUD Pandan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. ‘Jadi sesuai visum tidak ada tanda-tanda kekerasan, namun begitu nanti apabila ada perkembangan kita akan monitor, tapi yang jelas hasil kesimpulan sementara tidak ditemukan adanya kekerasan dan murni tenggelam,’ kata Kapolres Tapteng AKBP Drs. Reguel Siagian.(c09)(wns)

Mulak tu bona>>>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: