Berita Terlambat : Tito Parulian Hutauruk

Tito Selamatkan Yunior Indonesia
Oleh : Fehmiu Rovitavare | 15-Nov-2008, 22:16:18 WIB

Tito Parulian Hutauruk

KabarIndonesia –

Tito Parulian Hutauruk menjadi satu-satunya petenis tuan rumah Indonesia yang berhasil maju hingga final turnamen tenis ITF Widjojo Soejono Semen Gresik 2008. Di luar dugaan petenis Sumatera Utara ini menaklukkan Bai Dong Du dari China dua set langsung 6-1, 6-3, Sabtu (15/11). Sedangkan final putri dikuasai petenis India dan China.

Bermain dengan penuh percaya diri, Tito membuka kemenangan set pertama dengan 6-1. Berada di atas angin, ia pun menyudahi set kedua tanpa susah payah dengan 6-3. “Senang saja berhasil masuk final,” ungkap Tito. Ia menilai lawan terberatnya hanya unggulan pertama Vedran Ljubicic yang berhasil dikalahkannya di babak ketiga. “Persiapan final seperti biasanya, tidak terlalu berlebih. Saya hanya mencoba untuk fokus dan memenangkan pertandingan besok,” tutur petenis yang kini bermukim di Bandung itu.

Bakal lawannya di final adalah petenis Irlandia Sam Barry yang secara mengejutkan menyingkirkan unggulan kedua asal Malaysia Juan Antonio Los Santos. Meski didukung penuh oleh penonton yang memadati Lapangan Tenis Hayam Wuruk Brawijaya Surabaya, Los Santos harus berjuang keras menghadapi Sam Barry yang bermain ulet selama 3 jam lebih.

Tertinggal di set pertama 1-6 tak membuat petenis Irlandia itu surut. Bahkan ia mampu bangkit dan merebut set kedua dengan kemenangan 6-3. Memasuki set ketiga kedua petenis menaikkan tempo permainan dan bermain ketat hingga skor 6-6. Akibat kelelahan, Los Santos pun akhirnya tunduk set ketiga dengan 6-7 (4-7).

Putri Apes

Sukses Tito di bagian putra tak diikuti rekannya di bagian putri. Dua petenis andalan Indonesia yang melaju di semifinal, Meutia Sabrina dan Laili Rahmawati Ulfa harus merelakan tiket final diraih oleh petenis asing, Tanvi Shah dari India dan Sai Sai Zheng dari China.
 
Meutia Sabrina tak mampu menghadapi petenis cantik unggulan pertama India, Tanvi Shah dua set langsung 1-6, 4-6. “Permainan saya set pertama sangat jelek. Sedangkan set kedua saya berusaha untuk mengejar ketertinggalan dalam perolehan poin. Mungkin dia lebih beruntung kali ini,” ungkap Sabrina yang mengaku ini adalah prestasi tertingginya di turnamen ITF Junior.
Sedangkan Laili harus mengakui keuletan dan keunggulan petenis China Sai Sai Zheng. Zheng yang merangkak dari babak kualifikasi bermain cukup menarik sepanjang turnamen. Tekadnya untuk menjuarai turnamen ITF Widjojo Soejono Surabaya tahun ini tinggal selangkah lagi setelah menundukkan Laili dengan 6-4, 6-1.
 
Dua finalis putri, Tanvi Shah dan Sai Sai Zheng belum pernah bertemu sebelumnya. Meski tak menganggap remeh lawannya, Tanvi Shah mengakui perjuangannya akan berat. “Saya melihat dia (Zheng-red) pemain yang cukup ulet dan telaten. Dia juga memiliki stamina yang amat bagus,” katanya seraya berharap dapat memenangkan partai finalnya besok. (rov)

Sumber: Kabar Indonesia

First name Tito Parulian
Last name Hutauruk
Birth date 03-03-1991 (18 years old)
Category Junior, Boys
Residence  
Nationality Indonesia
Junior Ranking 
1296

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: