Tanggapan Punguan Naipospos Tentang Tarombonya

Artikel ini disusun setelah menghadiri Rapat Punguan Naipospos di Jakarta menanggapi terbitnya “Buku Saku Marga Batak” oleh Doangsa PL. Situmeang yang diterbitkan tertanggal Desember 2008. 

Rapat diadakan di Ruang Rapat Gedung Purnawirawan Polri di Jalan Darmawangsa-II Jakarta Selatan pada Minggu, 8 Nopember 2009 yang dimulai pukul 16:00 WIB s/d selesai sekitar pukul 20:00 WIB. Undangan yang hadir dijatahkan untuk 5 orang dari masing-masing perwakilan marga keturunan Naipospsos. 

Mengapa Punguan Naipospos harus menanggapi terbitnya buku saku ini dikarenakan khususnya Tarombo Naipospos dipaparkan dengan menyebutkan bahwa Naipospos menurunkan 5 orang anak dari 2 orang istri, sementara yang dianut secara tradisional selama ini diakui hanya 2 orang anak yaitu Toga Sipoholon dan Toga Marbun atau sebaliknya. 

Khususnya mengenai Tarombo Naipospos yang menjadi inti dari rapat adalah yang terdapat pada halaman 31 s/d 34 dengan inti topik perbedaan pandangan diantara pinompar Naipospos mengenai keabsahan apakah Anak generasi langsung Naipospos berjumlah 2 orang yaitu Toga Sipoholon dan Toga Marbun (atau sebaliknya) atau berjumlah 5 orang yaitu Sibagariang, Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang, Marbun? 

Pimpinan Rapat Brigjen Pol. (Purn) Drs. Parasian Simanungkalit, SH. MH mengundang masing-masing marga untuk memaparkan pendapatnya. Yang pertama memaparkan pendapatnya adalah dari Marga Sibagariang dengan menyuguhkan 4 lembar paper yang berintikan bahwa anak dari Naipospos adalah 5 orang berurutan yaitu Donda Hopol, Donda Ujung, Ujung Tinumpak, Jamita Mangaraja yang kemudian menjadi cikal bakal marga-marga berurutan yaitu Sibagariang, Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang. Berikutnya Lumbanbatu memaparkan Tarombo Naipospos dalam 6 lembar yang mengatakan bahwa Anak Naipospos adalah 2 orang yaitu Marbun dan Martuasame dan penjelasan-penjelasan lainnya. Kemudian berurutan marga-marga selanjutnya menyampaikan pemaparannya tentang Tarombo Naipospos yaitu Hutauruk, Banjarnahor, Simanungkalit, Lumbangaol, Situmeang tanpa memberikan pemaparan tertulis. 

Rapat pertemuan ini tentusaja tidak menemukan titik yang menjadi kesepakatan bersama karena memang perbedaan pendapat itu terlihat ada pada dua kubu dimana mayoritas dari kelompok Toga Marbun memfokuskan pemahamannya bahwa Naipospos menurunkan dua orang anak sementara dari kubu Toga Sipoholon lebih cenderung bermuara kepada pendapat lain yang mengatakan bahwa Naipospos menurunkan 5 orang anak. 

Diantara dua pendapat yang berbeda ini ada pendapat dari dua kubu Toga Sipoholon dan Toga Marbun bahwa tidak perlu mengusik-usik Tarombo yang diyakini masing-masing yang dikhawatirkan akan menimbulkan adanya perbedaan pendapat yang meruncing di dalam Toga Naipospos, karena esensinya adalah agar pinompar Naipospos tetap kompak dalam satu wadah yang saling menghargai satu sama lain. 

Akhir dari rapat pendapat ini menyimpulkan inti dari perbedaan pendapat tidak menjadi persoalan yang meruncing di kemudian hari, dan mengenai apa yang tercantum pada Buku Saku Marga Batak oleh Doangsa PL. Situmeang dianggap sebagai pendapat pribadi yang tidak perlu dikomentari secara punguan. Pendapat-pendapat pribadi lainnya yang saling berbeda juga dianggap sebagai pendapat pribadi saja dan terserah pribadi masing-masing untuk menilai kebenarannya. 

Sedikit komentar dari penulis bahwa rapat dengar pendapat tentang Tarombo Naipospos oleh Punguan Naipospos masih terlihat belum berani membuka peluang untuk menelusuri kebenaran Sejarah Naipospos dan Keturunannya  secara terbuka diantara marga-marga yang menjadi keturunan Naipospos. Oleh karena itu terlihat masih jauh dari harapan untuk mendapatkan persepsi yang sama secara argumentatif menjadi sejarah Naipospos yang baku dan dapat diterima oleh marga-marga naipospos. Suara yang muncul lebih condong kepada kepasrahan membiarkan pendar sejarah yang kabur itu, demi untuk menjaga kesatuan dan persatuan Punguan Naipospos. 

Artikel ini juga di posting di https://dondaujung.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: