Paulina Hutauruk: Saya Mau Dibunuh

Chazizah Gusnita – detikNews

 

Paulina boru Hutauruk

Paulina boru Hutauruk

Jakarta – Rilune Naudur Paulina Hutauruk mengaku dinikahi Ketua Komisi V DPR Ahmad Muqowam pada 20 Juli 2008 di Bali. Namun setelah dua bulan menikah, Paulina tidak mendapatkan haknya sebagai istri. Ia ditinggal begitu saja.  

Pembicaraan secara baik-baik pun sudah dilakukan oleh Paulina dengan suami sahnya itu. Namun justru upaya yang ia lakukan malah mengancam nyawanya sendiri. Berikut petikan wawancara detikcom dengan Paulina, Jumat (12/12/2008).

Sudah membicarakan masalah penelantaran Ibu dengan Pak Muqowam?

Bulan Oktober saya berupaya menemui Muqowam yang notabene masih suami saya di Wisma Nusantara untuk bicara dan minta penjelasan. Kenapa saya nggak dihubungi, sakit nggak dijenguk. Akhirnya kita ngobrol di Hotel Nikko. Setelah itu, seminggu kemudian putus komunikasi.

Alasannya sibuk, HP nya hilang. Logikanya, kalau pembantu saya HP nya hilang terus nggak bisa beli lagi masih bisa dimaklumi. Ini ketua komisi V ngaku HP hilang masak nggak bisa beli lagi.

Sejak kapan sudah tidak ada komunikasi lagi dengan Pak Muqowam?

Sejak Oktober. Sesudah pertemuan di Wisma itulah. Setelah itu saya jadi malas datang ke kantor. Saya coba hubungi Pak Rendy melalui HP. Saya minta tolong agar Pak Rendy yang waktu itu masih di Makassar bisa memberikan HP itu ke dia untuk bicara. Tetapi dia malah marah dan menepis tangan Pak Rendy. Pak Rendy jadi malu di depan orang banyak dikira ada pertengkaran.

Saya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk berkomunikasi. Pagi ini dia hubungi saya ke kantor. Tetapi saya suruh staf saya telepon saya ke HP supaya muncul nomornya.

Bicara apa saja di telepon tadi pagi?

Saya bilang, lelaki biadap ada perlu apa lagi? Dia mau ngajak ketemuan. Saya mau ngurus anak saya. Kalau ada waktu saja baru saya bisa ketemu. Dia bilang mengenai pertemuannya nanti dia yang ngatur tempatnya. Saya bilang itu bukan hak kamu mengatur.

Saya sudah nggak mau lagi. Karena waktu di Wisma saya mau dibunuh. Ada segerombolan pria mengepung mobil saya. Orang-orang itu wajahnya mirip orang Indonesia timur. Untung saya nggak sendiri. Kalau sendiri, mungkin saya sudah dipotong-potong dan dimutilasi.

Memang hari ini saya sibuk karena ada acara anak saya. Saya berpikir sudah terlambat dia seperti itu. (gus/iy)

Sumber: detik News ====================================== BERITA LAIN

Paulina Hutauruk: Saya Dinikahi Muqowam 20 Juli 2008

Arifin Asydhad – detikNews

Jakarta
Perempuan itu bernama Rilune Naudur Paulina Hutauruk. Dia membuat pengakuan mengejutkan! Dia membenarkan bahwa perempuan di foto pernikahan dengan seorang pria yang mirip Akhmad Muqowam itu adalah dirinya. Dia mengaku dinikahi Muqowam di Bali pada 20 Juli 2008.

Sehari-hari perempuan manis itu dipanggil Paulina. “Saya dinikahi oleh Drs. H. Akhmad Muqowam pada tanggal 20 Juli 2008 di Bali,” kata Paulina kepada detikcom, Jumat (12/12/2008).

Muqowam yang mana? “Muqowam yang saya kenal adalah Ketua Komisi V DPR RI dan Ketua LP2L PPP serta sekaligus salah satu jajaran ketua di DPP PPP,” sambung dia.

Ah yang benar, jangan-jangan hanya mengaku-aku? Paulina mengaku bukti-bukti pernikahannya kuat. Dia membenarkan foto-foto pernikahan dirinya dengan seorang pria itu sebagai foto yang seratus persen keasliannya. Laki-laki itu adalah Muqowam. Namun Paulina belum menjelaskan apakah pernikahannya itu digelar secara siri atau resmi ada penghulu dari KUA.

Pernikahan itu sendiri merupakan hak bagi setiap orang. Bila pun berpoligami, hukum Islam memperbolehkan seorang pria melakukannya dengan syarat bisa adil. Ada sejumlah contoh tokoh dan kiai beristri lebih dari satu.

Yang jadi masalah, saat ini, Paulina merasa sangat sedih. Sebab, menurut dia, sejak dua bulan lalu, Muqowam menghilang begitu saja. “Sudah 2 bulan Bapak Akhmad Muqowam menghilang begitu saja tanpa berita dan tidak menghubungi saya. HP diganti nomornya,” kata Paulina.

Menurut dia, ada komitmen pranikah antara dirinya dengan Muqowam. Namun, secara keseluruhan dilanggar termasuk pengurusan surat nikah. “Dalam pengurusan surat nikah disebutkan bahwa Akhmad Muqowam adalah jejaka. Saya baru mengetahui ketika membuka berkas-berkas arsip permohonan pernikahan. Saya punya semua bukti asli. Semua komitmen dilanggar dan malah saya diperlakukan sebagai perempuan simpanan,” tuding Paulina.

Dia bercerita bahwa saat menikah, Muqowam-lah yang menyusulnya ke Bali. “Perlu dicatat, ketika menikah dia yang datang menyusul saya ke Bali. Saya punya bukti dan saksi. Sekarang dia menelantarkan saya begitu saja dan seolah-olah tidak pernah terjadi apa apa,” jelas dia geram.

Benarkah tuduhan Paulina ini? Politisi PPP Akhmad Muqowam yang biasa gampang dihubungi wartawan melalui telepon, saat ini sangat sulit dihubungi. Tiga nomor telepon genggamnya tulalit saat dihubungi detikcom.

Sementara Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz mengaku belum mengetahui beredarnya foto-foto itu. Dia mempertanyakan kebenaran foto-foto itu. Bisa saja foto tersebut tidak benar dan fitnah. (asy/iy)

Sumber: detk News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: